Tuesday, December 8, 2015

Belajar Financial Planning di QM Financial



Semenjak hamil anak ketiga, saya jadi semakin sadar untuk lebih serius merencanakan keuangan keluarga. Apalagi sumber penghasilan kami satu-satunya adalah dari suami, sementara saya hanyalah ibu rumah tangga dengan bisnis online yang masih belum tentu penghasilannya.

Sebenarnya penghasilan suami sudah sangat lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, tapi kok setiap akhir bulan masih saja kehabisan uang. Kartu kredit seringkali bablas hingga hanya mampu membayar minimum. Tabungan yang dulu terkumpul perlahan terkikis karena kebutuhan (dan keinginan). Bonus tahunan akhirnya digunakan untuk melunasi kartu kredit. Rencana liburan keluarga atau tabungan haji saja selalu tertunda karena kesulitan cash flow.


SOMETHING'S WRONG..!!!


Pasti ada yang salah, dan saya ga mau begini terus. Harus ada perubahan dan rencana yang terperinci dari setiap tujuan hidup kami. Saya ingin dapat memastikan kebutuhan dana pendidikan untuk anak-anak kelak dapat terpenuhi, bisa mempertahankan gaya hidup yang nyaman di masa pensiun nanti, dan tentunya bisa mencapai financial freedom dimana akhirnya uanglah yang bekerja keras untuk kami.

Teringatlah saya dengan QM Financial. Buku 'Untuk Indonesia yang Kuat' karangan Ligwina Hananto sudah lama saya hatamkan dan sering kembali saya baca ulang. Tapi entah kenapa sulit sekali untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Rencana tinggalah rencana, budget hanya tertulis namun selalu bablas, reksadana sempat terkumpul tapi akhirnya habis dicairkan kembali. 

Saat membuka timeline twitter @mrshananto ternyata ada event QMPC Express. Belajar membuat Plan Keuangan sendiri dalam 1 hari. Yeay!! Klo jodoh emang ga kemana ya, saat lagi butuh alhamdulillah pas ada event yang cocok dengan harga yang sesuai dengan kantong.

Hari Sabtu tanggal 5 Desember 2015 saya datang ke kantor QM di Ruko Grand Wijaya Jakarta Selatan. Total peserta 8 orang. Sesi pertama 'why we need financial planning' dibawakan oleh Ibu Ligwina Hananto dengan sangat apik, beliau bisa memaparkan pemikirannya dengan sangat luwes dan pembawaan yang kocak tentunya. Kita jadi semakin sadar mengenai pentingnya merencanakan keuangan demi tercapainya tujuan finansial. 1 hal yang seringkali disampaikan oleh beliau adalah 'Tujuan Lo Apa', tentukan dulu tujuan finansial kita, hitung berapa lama waktu pencapaian dan nilai valuasinya di masa depan, barulah tentukan rencananya.

Jadi misalnya tujuan finansial kita adalah biaya kuliah anak yang nilainya tahun ini 100jt. Waktu yang diperlukan sampai nanti anak masuk kuliah kurang lebih 15 tahun dengan nilai di masa mendatang (+inflasi 12%) sekitar 547Miliar!!. Mau nabung? Sok atuh 547M dibagi 15 tahun x 12 bulan = 3 jutaan per bulan, sanggup? Sementara klo kita investasikan di reksadana saham dengan nilai return 20% per tahun, maka kita hanya perlu menyisihkan 500rb-an per bulan selama 15 tahun.

Sesi kedua dibawakan oleh Pak Jerry mengenai 'Time Value of Money' dan penjelasan berbagai produk keuangan seperti obligasi, reksadana, saham, dll. Prinsipnya sama, mengingatkan kita bahwa nilai uang 100rb sekarang tentunya akan sangat berbeda dengan nilai uang 100rb di saat 10 tahun yang akan datang. Inget aja jaman dulu kita bisa jajan dengan uang 50 perak, sekarang 50 perak kayaknya hanya ada dalam cetakan struk belanja atau buku rekening.

Sesi ketiga dibawakan oleh Ibu Alemantis untuk belajar lebih rinci dalam menyusun rencana keuangan pribadi dan Financial Check Up. Yang bagian ini bener-bener bikin pusing tujuh keliling. Gimana nggak? semua seluk beluk keuangan kita dibahas habis dengan sangat terperinci. Mulai dari dana pendidikan anak, dana pensiun, dana darurat, sampai perintilan kebutuhan rumah tangga macam parfum aja harus dituliskan budget bulanannya. Ibarat menerima hasil medical check up, angka kolesterol atau gula darah yang keluar ga akan bisa bohong, semua itu adalah hasil nyata kondisi tubuh kita. Nah, Financial Check Up ini juga bisa sangat menggambarkan kondisi keuangan kita. Kemana aja larinya uang kita selama ini, sediiihhh banget lihat bagian spending jauh lebih banyak dibandingkan bagian saving dan investasi. Klo begini terus gimana nasib anak-anak nanti :((

QMPC Express 1 hari ini sangat singkat padat namun jelas dan bermanfaat. Saya jadi tahu bagaimana cara menghitung tujuan finansial pribadi, merencanakan keuangan keluarga, merencanakan investasi dan mengelola keuangan demi tercapainya tujuan-tujuan tersebut. Ilmu seperti ini tidak didapatkan di bangku sekolah, orang dengan penghasilan 4jt perbulan atau 100jt perbulan pun akan sama ujung nasibnya jika tidak melek finansial. Apalagi kita hidup di jaman sekarang ini yang penuh dengan gaya hidup konsumtif, kebutuhan tersier menjadi primer seperti pulsa handphone atau internet.

Walaupun sukses dibikin pusing, tapi saya sangat puas dan bersyukur bisa mengikuti training ini. Mata dan hati jadi terbuka lebar, sadar penuh akan tujuan-tujuan finansial yang harus mulai direncanakan dan dilaksanakan dari sekarang. Demi masa depan yang lebih cerah. 


Terima kasih QM Financial.

0 comments:

Post a Comment